Program Studi Ilmu Komunikasimerupakan salah satu program studi yang ada di Fakultas iiniu Sosial dan llmu Politik Universitas Syiah Kuala. Program Studi ini lahir bersamaan dengan berdirinya FIS1P Unsyiah pada tahun 2007 dan mengalami berbagai perkembangan pasang surut. program Studi terus berusaha mengembangkan diri ke arah yang semakin baikdengan melakukan berbagai upaya pengaturan diri, salah satunya dalam bidang kurikulum.

Kurikulum Program Studi Ilmu Komunikasi telah mengalami serangkaian revisi dari tahun ke tahun dengan mengikuti tren perkembangan di bidang ilmu Komunikasi secara lokal, nasional, maupun internasional.Revisi dipandang penting untuk menjamin lahirnya lulusan yang memiliki kompetensi yang mengikuti perkembangan zaman, terutama era komunikasi digital. Revisi dilakukan setelah Program Studi melakukan peninjauan kurikulum dengan melibatkan seluruh staf dosen dan mempertimbangkan masukan dari seluruh sivitas akademika, alumni dan stake holder, serta mengikuti perkembangan keilmuan dan permintaan pasar yang mengharuskan ilmu dan pengetahuan di bidang komunikasi terus maju dan berkembang. Maka pada tahun ini, revisi dilakukan untuk menyesuaikan kurikulum dengan tuntutan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).

Dilihat dari sudut pandang keilmuan, Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Unsyiah merupakan kesatuan aktivitas studi yang mengkaji, menerapkan, dan mengembangkan llmu Komunikasi yang berorientasi pada dua konsentrasi atau peminatan studi, yaitu: (1) Konsentrasi Media, dan (2) Konsentrasi Manajemen Komunikasis.Program Pendidikan Sarjana Ilmu Komunikasi bertujuan untuk menghasilkan tenaga-tenaga yang ahli dalam bidang komunikasi dengan kualifikasi sebagai berikut:

  1. Berkepribadian serta mempunyai kesadaran bernegara dan bermasyarakat sesuai dengan syariat Islam dan Pancasila;
  2. Bersikap terbuka dan tanggap terhadap perubahan dan kemajuan ilmu dan teknologi maupun masalah yang dihadapi masyarakat Aceh maupun di luar Aceh, khususnya yang berkaitan dengan bidang komunikasi.
  3. Menguasai dasar-dasar metodologi ilmu, sehingga mampu mengembangkan Ilmu Komunikasi dan bertindak sebagai sarjana komunikasi.
  4. Mempunyai keahlian dasar dalam memahami, menjelaskan, dan memecahkan masalah-masalahyang ada dalam ruang lingkup keahlian Ilmu Komunikasi sesuai dengan bidang Komunikasi.
  5. Memahami asas-asaspengelolaan dan mampu memangku jabatan-jabatan sesuai dengan keahlian komunikasi dalam kegiatan produktif dan pelayanan masyarakat

Bagikan halaman ini